Sukamara,-
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskeptan) Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah Dwi Harsini mengatakan, akan terus mendorong regenerasi petani dengan mengajak generasi muda atau petani milenial untuk terjun bertanam padi.
Dirinya menegaskan, bahwa menjadi sangat pentingnya ada regenerasi, sebab saat ini, mayoritas petani tanaman pangan di Sukamara berusia lanjut.
Sehingga partisipasi petani muda sangat dibutuhkan untuk memastikan kelangsungan sektor pertanian.
Beragam langkah kami adalah, Modernisasi Pertanian, yaitu untuk menarik minat anak muda, pemerintah setempat menekankan penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) modern agar proses bertani tidak lagi identik dengan pekerjaan berat dan manual.
Selanjutnya, bahwa Ketahanan Pangan Daerah perlu menghadirkan regenerasi usia petani yang lebih muda lagi, upaya ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal agar Sukamara tidak bergantung pada pasokan dari luar daerah, yang berpotensi menimbulkan kerawanan distribusi.
Upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Sukamara untuk meningkatkan produksi padi dan memaksimalkan masa tanam.
“Diskeptan Sukamara fokus memacu minat generasi muda untuk terjun ke sektor tanaman pangan, bukan hanya pada perkebunan atau tanaman hortikultura saja begitu juga yang lainnya,” Pungkas Dwi Harsini pada hari Senin (20/4/2026). (Eko).