Magelang,-
Ketua DPRD Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah H. Ahmad Darsoni mengikuti kegiatan retret nasional di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 15–19 April 2026.
Kegiatan Retret nasional untuk Ketua DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi Se Indonesia ini guna menyelaraskan visi pembangunan pusat dan daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Sukamara H. Ahmad Darsoni, mengatakan forum tersebut menjadi sarana strategis untuk memperkuat peran legislatif dalam mengawal program pembangunan.
Dirinya menilai sinkronisasi kebijakan sangat lah penting agar program pemerintah berjalan efektif di daerah.
“Momentum ini sangat positif untuk memperkuat komunikasi antardaerah. Kita ingin memastikan program di daerah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” kata H. Darson pria dengan panggilan akrabnya ini pada hari Sabtu (18/4/2026), melalui aplikasi WhatsApp yang diterima awak media ini.
Menurutnya, materi yang disampaikan dalam kegiatan mencakup wawasan kebangsaan hingga kepemimpinan. Hal tersebut dinilai penting untuk mencegah tumpang tindih kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.
Kader Partai Gerindra Kabupaten Sukamara ini juga menambahkan, peran DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi sangat krusial dalam memastikan implementasi program berjalan tepat sasaran. Dengan koordinasi yang baik, pelaksanaan pembangunan di daerah dapat lebih optimal.
Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukamara mengajak semua anggota DPRD harus berjalan beriringan dan atau kompak dengan lembaga eksekutif (Pemerintah) dalam menjalankan semua program yang bermuara untuk kemajuan daerah dan untuk kesejahteraan masyarakat dengan konsep pembangunan yang berkelanjutan.
Dirinya juga mengatakan, bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) melalui program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD).
Bahwa Pembekalan tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan para Ketua DPRD Kabupaten dan Provinsi Se Indonesia.
Lebih jauh acara retret nasional ini bertujuan mencetak pemimpin daerah berkarakter negarawan. Ia menyebut hal tersebut penting untuk mendukung target pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Dari data yang di dapatkan awak media ini bahwa kegiatan Retret nasional ini diikuti 478 Ketua DPRD dari seluruh Indonesia. (Yohanes//Eko).