SUKAMARA –
Bupati Sukamara, Masduki mendorong Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Sukamara Tahun 2026 menjadi pelopor edukasi di kalangan remaja, terutama dalam mencegah pernikahan usia anak, penyalahgunaan narkotika, serta mendukung percepatan penurunan stunting.
Menurut Masduki, Duta Genre memiliki peran strategis sebagai teladan sekaligus agen perubahan positif bagi generasi muda. Mereka tidak hanya dituntut berprestasi, tetapi juga mampu menjadi teman sebaya yang memberikan informasi dan edukasi mengenai pentingnya merencanakan kehidupan berkeluarga, menghindari perilaku berisiko, serta menerapkan pola hidup sehat dan produktif.
“Duta Genre harus mampu menjadi teman, sahabat, sekaligus sumber informasi yang baik bagi sebayanya. Saya berharap para duta dapat menyampaikan edukasi dengan cara yang kreatif, menarik, dan mudah dipahami, sehingga pesan-pesan positif dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Masduki menegaskan, peran Duta Genre juga berkaitan erat dengan upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, prevalensi stunting di Kabupaten Sukamara tercatat sebesar 29,1 persen pada 2023, kemudian turun menjadi 21,8 persen pada 2024.
Penurunan tersebut dinilai sebagai kemajuan yang patut diapresiasi. Namun, ia mengingatkan bahwa capaian itu tidak boleh membuat seluruh pihak berpuas diri karena upaya pencegahan dan penurunan stunting membutuhkan komitmen berkelanjutan.
“Diperlukan kerja sama dan komitmen dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah, keluarga, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, hingga generasi muda, agar upaya pencegahan dan penurunan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia berharap Duta Genre 2026 dapat mengambil bagian dalam upaya tersebut melalui edukasi kepada teman sebaya, khususnya mengenai pentingnya kesiapan berkeluarga, pencegahan pernikahan usia anak, serta penerapan pola hidup sehat. Edukasi yang tepat sejak remaja menjadi salah satu bagian penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.
Kepada para finalis dan Duta Genre terpilih, Masduki mengingatkan bahwa tugas mereka tidak berhenti setelah malam puncak pemilihan. Sebaliknya, terpilih sebagai duta merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk memberikan teladan dan membawa perubahan positif bagi remaja di Kabupaten Sukamara.
Ia juga mendorong para duta membangun kolaborasi dengan sekolah, organisasi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan agar program Genre dapat menjangkau lebih banyak remaja.
“Sebagai Ayah Genre Kabupaten Sukamara, saya siap mendukung dan berkolaborasi bersama adik-adik semua dalam membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, tangguh, dan berdaya saing,” katanya pada hari Sabtu (24/10/2026).
Dengan dukungan dan kolaborasi yang kuat, Duta Genre diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang berkualitas dan masa depan Sukamara yang lebih baik. (eko)