Sukamara,-
Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah Anderson P. Kumpang mengatakan hingga akhir bulan Agustus 2026 kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sukamara tercatat sesuai dengan kondisi di lapangan dengan luasan 444,95 hektar.
Sementara itu karena kondisi di lapangan ada berbagai kendala dari luas yang terbakar sepanjang tahun ini yang bisa di tangani secara langsung ada seluas 204,35 hektar.
Anderson kembali menjelaskan, bahwa situasi kebakaran di lapangan lebih banyak terjadj di padang savana (tanah berpasir) di wilayah pesisir pantai.
Sesuai dengan kondisi di lapangan juga ketika terjadi kebakaran di areal berpasir tidak terlalu lama kejadiannya karena selain berpasir hanya di tumbuhi rumput liar dan pohon kecil saja si tambah dengan kondisi angin dari arah laut kejadian kebakaran ini sama sekali tidak mengganggu aktivitas keseharian warga.
Anderson kembali menegaskan secara keseluruhan terjadinya kebakaran di wilayah Kabupaten Sukamara rIlatif bisa di tangani.
Anderson kepada awak media ini kembali mengharapkan agar warga selama musim kemarau jangan membuka lahan kebun dengan cara membakar.
“Pada saat ini status di wilayah Kabupaten Sukamara masih bersatus siaga,” Pungkas Anderson P. Kumpang pada hari Senin (31/8/2026). (3ko)