Sukamara,-
Bupati Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah H. Masduki mengatakan, bahwa penjelasan dari Kementerian Pertanian RI akan menurunkan beragam program ke Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Berkaitan dengan program ini tentu kita dari Pemerintah Kabupaten Sukamara juga memasukkan beberapa usulan program di antaranya optimalisasi lahan pertanian, irigasi dan juga hibah tanaman.
“Usulan program sudah kita sampaikan dalam pertemuan dan juga secara administrasinya kepada pihak Kementerian Pertanian untuk tahun anggaran 2026 dan 2027,,” jelas H. Masduki ketika di konfirmasi awak media ini melalui via telepon selulernya pada hari Senin (27/4/2026).
Bupati lebih jauh menjelaskan, bahwa dengan adanya keterbatasan anggaran kita harus tetap bersemangat untuk menjemput program pusat agar arah pembangunan kita tetap berkelanjutan dan untuk kemajuan daerah kita juga di masa depan.
Bupati menjelaskan lebih terperinci ada pun program pusat yang akan di berikan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se Indonesia dari tahun anggaran 2026 dan 2027 adalah sebagai berikut : (1). Hibah tanaman dengan komoditas tebu, kopi, kakao, mete, pala Hinggan kelapa dengan target luas tanam 870 ribu hektar di seluruh Indonesia, dengan anggaran sebesar Rp. 9,9 triliun.
(2). Selain hibah tanaman, Pemerintah Pusat juga mengalokasikan anggaran lebih dari Rp. 3 triliun untuk sektor irigasi, termasuk program optimalisasi lahan (oplah), cetak sawah baru, serta pompanisasi.
(3). Begitu juga program peningkatan ketahan pangan di antarnya untuk irigasi, yaitu oplah irigasi cetak sawah ada 30 ribu hektar cetak sawah tambahan dan juga kemudian irigasi-irigasi pompanisasi dan seterusnya 1,5 juta hektare dengan anggaran lebih dari Rp. 3 triliun untuk seluruh Indonesia
Secara keseluruhan, total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp. 12 triliun yang akan di bagikan ke seluruh Indonesia. (Yohanes//Eko).