Sukamara,-
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Sukamara, Muhammad Fakhmy Rizali melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Tober Rianto mengatakan, tahun anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara melalui menuntaskan proyek pengembangan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Jelai.
Proyek strategis yang menelan anggaran lebih dari Rp. 4,4 miliar ini difokuskan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pesisir akan akses air bersih yang layak konsumsi.
Dia mengatakan, pekerjaan fisik telah selesai 100 persen. Keberhasilan ini ditandai dengan terpasangnya ratusan Sambungan Rumah (SR) baru yang kini siap dinikmati warga.
“Pengembangan jaringan perpipaan tahun 2025 telah selesai dilaksanakan. Tercatat sebanyak 144 Sambungan Rumah (SR) kini telah terpasang dan siap digunakan oleh warga di wilayah Kuala Jelai dan Sungai Baru,” ujarnya.
Tober lebih jauh juga merincikan sebaran sambungan baru ini mencakup dua wilayah utama yakni untuk Kelurahan Kuala Jelai terdapat pemasangan baru sebanyak 135 SR dan Desa Sungai Baru menuntaskan 9 SR tambahan.
Saat ini warga penerima manfaat masih dapat menikmati air bersih secara gratis, namun status tersebut bersifat sementara dalam masa transisi. Seluruh data pelanggan telah masuk dalam pencatatan PDAM Tirta Sukma dan telah disepakati bersama.
“Sudah masuk dalam tahap pencatatan untuk penagihan air. Kami akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat penerima SR tahun 2025 mengenai tarif dan mekanisme pembayarannya,” tambahnya.
Secara keseluruhan, berdasarkan data pelanggan UPT Jelai untuk Kelurahan Jelai dan Desa Sungai Baru, Kecamatan Jelai, periode 2024 dan 2025 telah terpasang sebanyak 579 SR.
Meski menunjukkan progres signifikan, Tober mengakui belum seluruh masyarakat pesisir dapat terjangkau jaringan ini karena keterbatasan anggaran. Namun, pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan pengembangan infrastruktur ini secara bertahap.
Pemenuhan infrastruktur dasar ini diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan warga. Ketersediaan air bersih merupakan pilar utama dalam menjaga pemenuhan kebutuhan dasar dan kesehatan lingkungan di wilayah pesisir Sukamara.
“Harapan kami, sarana air bersih ini dapat bermanfaat maksimal untuk keperluan sehari-hari guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kami juga mengupayakan agar ke depan jaringan perpipaan ini bisa terpasang secara menyeluruh bagi seluruh warga pesisir,” Pungkas Tober pada hari Jumat (20/2/2026). (Yohanes//Eko).